Mengenal 5 Lukisan Leonardo Da Vinci

Mengenal 5 Lukisan Leonardo Da Vinci – Saat ini sudah semakin banyak orang yang senang untuk dapat mengkoleksi berbagai lukisan yang dapat di pajang di dalam rumah atau untuk di suatu ruangan. Kalau membahas tentang Leonardo Da Vinci, maka Mona Lisa akan menjadi hal pertama yang terlintas di benak kita. Tersimpan rapi di Museum Louvre sejak 1797, lukisan Mona Lisa bisa dibilang merupakan karya Leonardo Da Vinci yang paling populer. Namun sebagai seorang pelukis, arsitek, ilmuan, insinyur, dan ahli teori kenamaan, karya Leonardo Da Vinci bukan hanya satu. Menghabiskan hampir seluruh hidupnya untuk berkarya, Leonardo memiliki sejumlah karya, termasuk lukisan yang tersebar di berbagai tempat. Berikut ini beberapa lukisan Leonardo Da Vinci yang jarang diketahui!

Mengenal 5 Lukisan Leonardo Da Vinci

1. Salvador Mundi
Selain Mona Lisa, lukisan Salvador Mundi menjadi salah satu lukisan Leonardo Da Vinci yang paling fenomenal purdyartco, paling tidak dikalangan pencinta seni. Salvador Mundi sendiri diperkirakan dilukis oleh Leonardo Da Vinci sekitar tahun 1500-an. Awalnya, lukisan ini merupakan koleksi pribadi Raja Charles I dan tetap ada di Buckingham Palace hingga abad ke 17, sebelum dilelang dan dinyatakan hilang selama hampir tiga abad. Pada awal tahun 2000-an, seorang pedagang seni Alexander Paris menemukannya dan menjualnya seharga $75 juta atau sekitar Rp1,08 triliun.

Sejak itu, lukisan Salvador Mundi sempat berpindah tangan beberapa kali dengan harga yang semakin mahal. Terakhir, lukisan ini dibeli dengan harga USD450,3 juta atau Rp6,5 triliun oleh Putra Mahkota Arab Saudi dan menjadi koleksi pribadinya.

2. Marchesa Isabella d’Este
Ketika tentara Prancis menginvasi Italia, Leonardo Da Vinci memutuskan untuk meninggalkan Milan pada 1499 dan tinggal di Venesia. Dalam perjalanan itu, Da Vinci sempat singgah di Mantua dan bertemu dengan Isabella d’Este, seorang politikus dan tokoh budaya Italia saat itu.

Isabella d’Este kemudian meminta Da Vinci melukisnya. Bertahun-tahun berlalu, lukisan ini berhasil ditemukan pada tahun 2013 di salah satu brankas penyimpanan keluarga Italia yang ada di Swiss. Kabar baiknya, kamu tetap bisa melihat karya Leonardo Da Vinci ini. Bukan di Swiss, melainkan di Museum Louvre yang ada di Paris.

3. Self Potrait
Sesuai judulnya, lukisan Self Potrait sendiri diyakini sebagai lukisan yang menggambarkan Leonardo Da Vinci sebagai laki-laki tua. Dibuat pada tahun 1500-an, karya ini selesai pada tahun 1510 ketika Da Vinci berusia 60 tahun. Yang menarik, lukisan Self Potrait pernah menjadi salah satu koleksi pribadi Adolf Hitler selama masa Perang Dunia II.

Sang diktator menyimpan lukisan ini karena konon Self Potrait memiliki kekuatan magis. Setelah Hitler meninggal, lukisan Self Potrait beberapa kali berpindah ke tangan orang lain. Tapi sama seperti lukisan Mona Lisa atau Isabella d’Este, kamu juga bisa menemukan lukisan ini di The National Gallery di Turin, Italia.

4. Head of a Young Woman
Kamu pasti sering mendengar tentang Mona Lisa, bahkan melihat gambarnya di mana-mana. Tapi kamu mungkin jarang mendengar sesuatu tentang lukisan Head of a Young Woman. Bukan karena karya Leonardo Da Vinci ini jelek, justru karena sangat berharga makanya jarang sekali galeri atau lembaga yang mau meminjamkannya ke galeri lain.

Head of a Young Woman sendiri merupakan lukisan yang menggambarkan seorang wanita muda dengan rambut panjang yang berantakan. Karena rambutnya itu, orang kadang menyebut lukisan ini dengan nama La scapigliata yang berarti acak-acakan. Lukisan ini diyakini dibuat oleh Leonardo Da Vinci pada 1458, dan dapat dilihat di Galleria Nazionale di Parma, Italia.

5. Benois Madonna
Lukisan ini dibuat oleh Da Vinci pada Oktober 1478, menggambarkan Maria yang sedang menunjukkan bunga-bunga pada bayi Yesus di pangkuannya. Sama nasibnya dengan kebanyakan lukisan Leonardo Da Vinci di daftar ini, Benois Madonna atau yang dikenal juga dengan nama Madonna and Child with Flowers sempat dinyatakan hilang selama beberapa abad sebelum akhirnya dipamerkan oleh arsitek Leon Benois pada 1909 di Saint Petersburg, Rusia.